http://youtu.be/55ogb5CPnKc
hanyalah tulisan-tulisan selama menjalani masa-masa perkuliahan, semoga dapat menjadi renungan dan motivasi dalam menghadapi tantangan kehidupan..
Saturday, May 26, 2012
Tugas Besar aplikasi CFD
tugas besar aplikasi CFD saya mengangkat tema pengaruh sinar matahari terhadap sirkulasi udara dalam ruangan, untuk lebih detail bisa dilihat pada video dibwah ini
http://youtu.be/55ogb5CPnKc
http://youtu.be/55ogb5CPnKc
Friday, May 25, 2012
Mencari Cd/Koefisien Drag dengan geometri yang berbeda pada aliran laminar
22 Mei 2012
pada pertemuan ini yang dilakukan adalah melakukan permodelan untuk aliran eksternal dengan laminar flow hal yang ingin dicari adalah nilai koefisien drag. Dalam simulasi ini variabel yang dibedakan yakni bentuk geometri dari benda yang akan dilewati oleh aliran, yakni ;
dimana a adalah nilai panjang dari benda dan b adalah lebar nya.
Dalam perhitungan matematis nilai Cd dapat dicari dengan menggunakan persamaan;
dimana nilai Fd merupakan gaya yang timbul akibat adanya hambatan .
Besarnya Fd dapat diketahui besarnya dengan melakukan simulasi menggunakan CFDSOF pada ketiga konfigurasi dimensi panjang objek yang akan disimulasikan.
tujuan dari simulasi ini adalah membandingkan hasil dari simulasi dengan teoritis dimana yang ingin dibanding kan adalah nilai dari Cd.
oleh karena itu di butuhkan nilai CD dari teoritis.
Domain yang digunakan dalam simulasi ini adalah sebagai berikut;
Sedangkan untuk input nilai kecepatannya adalah 0.1m/s dan salah sati sisi lainnya adalah tekannanya 0
langkah selanjutnya adalh menentukan geometri yang akan dilewati oleh aliran yakni a/b=1, a/b<1, dan a/b>1. dan kemudian lakukan iterasi setelah memasukkan benttuk geometris yang dinginkan
pada pertemuan ini yang dilakukan adalah melakukan permodelan untuk aliran eksternal dengan laminar flow hal yang ingin dicari adalah nilai koefisien drag. Dalam simulasi ini variabel yang dibedakan yakni bentuk geometri dari benda yang akan dilewati oleh aliran, yakni ;
a/b = 1
a/b < 1
a/b > 1
Dalam perhitungan matematis nilai Cd dapat dicari dengan menggunakan persamaan;
dimana nilai Fd merupakan gaya yang timbul akibat adanya hambatan .
Besarnya Fd dapat diketahui besarnya dengan melakukan simulasi menggunakan CFDSOF pada ketiga konfigurasi dimensi panjang objek yang akan disimulasikan.
tujuan dari simulasi ini adalah membandingkan hasil dari simulasi dengan teoritis dimana yang ingin dibanding kan adalah nilai dari Cd.
oleh karena itu di butuhkan nilai CD dari teoritis.
Domain yang digunakan dalam simulasi ini adalah sebagai berikut;
Sedangkan untuk input nilai kecepatannya adalah 0.1m/s dan salah sati sisi lainnya adalah tekannanya 0
langkah selanjutnya adalh menentukan geometri yang akan dilewati oleh aliran yakni a/b=1, a/b<1, dan a/b>1. dan kemudian lakukan iterasi setelah memasukkan benttuk geometris yang dinginkan
Thursday, May 24, 2012
Perbandingan hasil analitis dan simulasi pada soal 8.2 Munson
Selasa, 15 Mei 2012
Pada pertemuan ini kelas CFD dan Mekflu di gabung dimana membahas soal mekanika fluida berikut soalnya;
diketahui ;
- Berat spesifik minyak γ = 8900 N/m3
- Viskositas Minyak = 0.10 N.s/m2
- Panjang pipa = 0.5 m
- Diameter pipa = 23 mm = 0.023 m, jari – jari pipa = 0.0115 m
Ditanyakan : Tentukan nilai selisih tekanan?
nilai h?
Jawab :
Langkah 1, tentukan besarnya nilai kecepatan yang mengalir dimana alirannya adalah laminar
gunakan persamaan Bernouli
dikarenakan nilai z1=z2 dan v1=v2 maka ada nilai yang harus ditambahkan yakni nilai faktor gesek sehingga persamaannya menjadi ;
Sehingga nilai nya adalah
Langkah 2, mencari nilai h yakni dengan persamaan Bernouli juga sehingga di dapat nilainya seperti berikut:
Oke sekarang kita bandingkan hasil analitis dengan simulasi, dimana simulasi ini dapat mencari perbedaan tekananya, berikut caranya;\
Tentukan model domain nya seperti berikut:
Monday, May 21, 2012
Sunday, May 6, 2012
Simulasi Aliran eksternal (aerodynamics) melihat efek vortex pada aliran laminar
selasa 1 mei 2012
pertemuan kali ini mensimulasikan aliran eksternal (aerodynamics)
tujuannya adalah melihat efek vortek pada aliran luar
dalam permodelan ini ukuran domainnya adalah
P=6m , L= 2m , Cell i= 100 cell dan Cell j= 30, kemudian benda yang akan kita lewati aliran adladh berbentuk persegi panjang yang sedikit di modifikasi berikut penampakannya
kemudian kita atur model yang akan di aktifkan dalam hal ini adalh ikatan waktu
Setelah itu input nilai inlet yang akan dimasukkan pada simulasi kali ini
untuk inlet 1 >> nilai u=100m/s
untuk inlet 2>> nilai tekanan =0
Banyak fluida pada satu fase
Pada simulasi kali ini adalah membuat simulasi lebih dari 1 jenis fluida dalam fase yang sama, dimana fluida yang di input adalah udara dengan gas CO2
Oke kita lakukan, sama seperti sebelumnya langkah awal yang dilakukan adalah menentukan domain dari simulasi kali ini, berikut penampakannya:
oke domainnya adalah P= 1m, L= 1m, Cell i = 10, Cell j = 10
kemudian masukkan modelnya
Atur Inlet 1 dengan kecepatan u= 0.001 dan Co2= 0
Oke kita lakukan, sama seperti sebelumnya langkah awal yang dilakukan adalah menentukan domain dari simulasi kali ini, berikut penampakannya:
oke domainnya adalah P= 1m, L= 1m, Cell i = 10, Cell j = 10
kemudian masukkan modelnya
Atur Inlet 1 dengan kecepatan u= 0.001 dan Co2= 0
Permodelan perbesaran pipa menggunakan CFDSOF
Dalam perbesaran pipa dikenal dengan 2 jenis yakni ;
1. Sudden Enlargement (pembesaran secara mendadak)
2. Gradual Enlargement (pembesaran secara bertahap)
pembesaran pipa tetap akan menghasilakan kerugian atau dikenala dengan loses, baik mayor loses maupun minor loses.
Untuk sudden enlargement keuntungannya adalah pada rasio diameter pipa dan sudut pembesaran, namun kelemahannya adalah energi yang hilang sangatlah besar.
Sedangkan untuk gradual enlargement keuntungannya adaldah energi yang hilang dapat berkurang, namun kelemahannya rasio diameter pipa dan sudut pembesarannya tidak maksimal.
Baiklah kita akan coba melakukan permodelkan ke dua kasus tersebut dan membandingkannya dengan teori di atas ;
Sudden Enlargement (mendadak)
dalam percobaan ini variabel yang di input adalah nilai tekanan dari sisi kiri dan kanan dan di dapat hasil sebagai berikut, dimana nilai tekanan yang di input adalah 10 dan 15, berikut hasilnya
Kontur tekanan
Profil tekanan
Kontur kecepatan
Profil Kecepatan
Vektor Kecepatan
Permodelan selanjutnya adalah untuk gradual enlargement, dimana variabel yang digunakan sama
Unsteady Flow
senin, 23 april 2012
untuk steady flow permodelan digunakan untuk variabel-variabel yang tetap.
untuk beberapa kasus seperti pemanasan logam, terjadi proses transien
transien perubahan menurut waktu
nah dalam pertemuan kali ini adalh melakukan permodelan untuk aliran unsteady yang dipengaruhi oleh keadaan transient/ variabel waktu,
Berikut contoh kasus dalam 1 dimensi
Permodelan yang akan di simulasikan:
Tahap Pre Processing
pada tahap ini kita akan mensimulasikan permasalahan diatas dimana domain nya adalah P = 1, T = 0,1. dan cell 1 = 10 dan cell j = 3. Modelkan yang akan kita gunakan adalah Hitung temperatur, KS Fluk Panas dan Wall konduktif. Menu tersebut dapat di rubah di bagian model. berikut tampilannya :
domain yang akan disimulasikan, dan berikut tampilan model yang di gunakan;
kemudian atur cell seperti berikut :
masukkan model seperti berikut:
untuk wall 1 >> input nilai temperatur 473 Kelvin, kemudian fluks panas 0
untuk wall 2>> input nilai temperatur saja yakni 273 Kelvin
Sedangkan untuk wall 3>> input konduktiviti termal 10
langkah selanjutnya adalah memasukkan nilai yg akan di tempel, dalam ini adalah temperatur berikut gambarnya
untuk steady flow permodelan digunakan untuk variabel-variabel yang tetap.
untuk beberapa kasus seperti pemanasan logam, terjadi proses transien
transien perubahan menurut waktu
nah dalam pertemuan kali ini adalh melakukan permodelan untuk aliran unsteady yang dipengaruhi oleh keadaan transient/ variabel waktu,
Berikut contoh kasus dalam 1 dimensi
Permodelan yang akan di simulasikan:
Tahap Pre Processing
pada tahap ini kita akan mensimulasikan permasalahan diatas dimana domain nya adalah P = 1, T = 0,1. dan cell 1 = 10 dan cell j = 3. Modelkan yang akan kita gunakan adalah Hitung temperatur, KS Fluk Panas dan Wall konduktif. Menu tersebut dapat di rubah di bagian model. berikut tampilannya :
domain yang akan disimulasikan, dan berikut tampilan model yang di gunakan;
kemudian atur cell seperti berikut :
masukkan model seperti berikut:
untuk wall 1 >> input nilai temperatur 473 Kelvin, kemudian fluks panas 0
untuk wall 2>> input nilai temperatur saja yakni 273 Kelvin
Sedangkan untuk wall 3>> input konduktiviti termal 10
langkah selanjutnya adalah memasukkan nilai yg akan di tempel, dalam ini adalah temperatur berikut gambarnya
Subscribe to:
Posts (Atom)



